ITUS

SMP - SMA
Islam Terpadu Umar Sjarifuddin
Jl. Pajajaran No. 1A Peusing Jalaksana Kuningan- Jawa Barat
Tlp./Fax. (0232) 8617661

Sekolah Para Juara

Home berita JADILAH PEMBICARA DAN TEMAN BICARA YANG ASYIK
Jadilah Pembicara Dan Teman Bicara Yang Asyik

“Ngobrol asyik”

Kalian pernah kan berbincang atau mengobrol dengan sahabat teman atau guru? Nah dalam hal ini pasti kalian sering melakukan hal yang disebut dengan curhat atau bertukar pikiran.

Tapi terkadang dalam berkomunikasi itu pasti selalu ada hal yang membuat menarik,bosan,jenuh bahkan sampai males untuk mendengarkannya. Tapi tidak apa-apa itu semua adalah proses menemukan sebuah ide gagasan dan mendapatkan ilmu serta pengalaman dari orang yang bercerita. Maka jadilah pendengar yang baik dan jadilah pembicara yang asik. Agar keduanya dapat berkesinambungan sehingga mendapatkan sebuah obrolan yang asik dan bermakna.

Salah satu kegiatan bersosialisai dan berkomunikasi  yang paling sering ditemui di lingkungan seikitar adalah ngobrol. Namun menjadi teman bicara yang asik belum tentu semua orang bisa. Mulai dari si tukang pamer, tukang ngoceh, hingga tukang membully secara verbal. Itu semua sering kita temui dikehidupan sehari-hari.

Tidak semua orang akan mudah cocok untuk bertukar cerita atau ngobrol dalam waktu lama. Sering kali jika tak merasa nyaman maka kita hanya menjadi pendengar saja. Tapi ketika si lawan bicara kita itu asik menceritakan sebuah obrolan dengan alur yang tidak stagnan, maka si pendengar pun akan terbawa suasana dan akan menjadi seorang pendengar yang baik dan kritis. Sama halnya ketika kita menonton film tragi (tragedi), bagaimana sutradara membuat konsep sehingga para penonton akan tetap duduk melihat adegan per adegannya tanpa terganggu apa pun. Jadi ketika menjadi pembicara pun harus bisa menguasai situasi dan kondisi lawan biacara serta lingkungannya sehingga apa yang disampaikan itu tidak berkesan pamer, sombong, menggurui dan merendahkan. Ketika suasana dan kondisi sudah dipegang oleh pembicara maka si lawan bicara pun akan mendengarkan apa yang anda bicarakan dengan baik dan seksama.

Jadi, bagaimana  biar kita bisa jadi teman bicara yang asik untuk teman atau sahabat kita?

  1. Hindari detail pembicaraan yang tidak penting
  2. Jangan menanyakan pertanyaan lain jika pertanyaan sebelumnya belum selesai dijawab
  3. Jangan memotong seseorang yang sedang berbicara
  4. Jangan bertentangan, khususnya jika hal tersebut tidak penting
  5. Jangan menguasai perbincangan
  6. Jangan selalu menjadi pahlawan dari setiap cerita
  7. Pilihlah topik sesuai keinginan bersama
  8. Jadilah pendengar yang baik
  9. Jangan terlalu membesar-besarkan cerita

Untuk para pembicara silahkan dimodifikasi sesuai logat dan bahasa Anda sehari-har agar bahasa yang akan diobrolkan itu sesuai dengan kapasitas pemikiran si pendengar. Jangan terlalu menggunakan bahasa yang sulit dimengerti, sama halnya dengan bahasa hati yang memang sulit dipahami ketika kita disuruh menafsirkan bahasa hati.

Untuk para pendengar silahkan kalian simak apa yang memang sedang diobrolkan, sedikit banyaknya obrolan pasti ada sebuah peristiwa dan makna yang bisa didapatkan pengalaman dan ilmunya. Pepatah mengatakan jangan “melihat siapa yang berbicara tapi dengarlah apa yang dibicarakan”.

Penulis : Andri Kusuma Wardani, S.Pd ( Guru Bahasa Indonesia SMP ITUS )